Aniaya Pedagang Hingga Babak Belur,Kadis Perindag KKT Dilaporkan Ke Polisi

  • Whatsapp

SAUMLAKI,N25NEWS.com-Kepala Dinas (Kadis) Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) berinisial (EW) resmi dilaporkan ke Polres Maluku Tenggara Barat (MTB).

Adapun,laporan tindak pidana penganiyaan tersebut terlampir dalam surat tanda terima laporan polisi : LP-B/41/III/2020/MALUKU/RES MTB,dimana kejadian itu terjadi pada tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 13.15 WIT di pasar Omele Sifnana Kecamatan Tanimbar Selatan (Tansel) KKT.

Korban pemilik warung sembako seperti biasa beraktivitas di kios miliknya,pada pasar Omlele tersebut.

Korban dalam keterangannya mengatakan,saat itu EW sedang melaksanakan sidak di pasar Omlele untuk mengecek harga bahan pokok dan barang kadaluarsa.Pada saat itu,EW temukan barang kadaluarsa di kios korban,kemudian membuang barang jualan korban ke tanah,sementara belum tau pasti apakah barang dagangan korban kadaluarsa.

Adapun,korban sempat meminta kepada EW agar barang dagangannya jangan dibuang ke tanah,kecuali barang dagangan tersebut sudah kadaluarsa,bahkan kata korban barang dagangan tersebut juga ia hutang di toko dan belum terbayar lunas.
EW naik pitam ketika mendengar perkataan pemilik kios sembako tersebut,tanpa basa-basi EW langsung memukul korban sebanyak tiga kali (menampar),hingga menyebabkan luka dan memar cukup serius pada bagian mulut korban dan kedua matanya.

Aksi memalukan ini,sungguh tak pantas dilakukan pada pedagang,apalagi korban adalah seorang perempuan.Selain itu,korban ngotot mempertahankan barang dagangannya karena merasa barang yang ia jual bukan barang kadaluarsa,namun tanpa di cek n ricek EW memerintahkan petugas untuk malah mengangkut paksa barang dagangan korban.

Penganiyaan yang dilakukan oleh EW ini,sungguh tidak mencerminkan ia sebagai seorang publik figur yang tidak layak untuk di contohi,apalagi EW kapasitasnya sebagai pejabat yang sepantasnya memiliki moral dan etika bagi publik dan masyarakat.

Untuk itu,pihak korban mengharapkan polisi sebagai penegak hukum harus menyikapi kasus ini secara adil dan bijaksana.Siapa pun dia tidak ada yang kebal terhadap hukum,maka sudah barang tentu tidak ada alasan untuk sang Kadis Indag KKT tersebut untuk tidak di proses.
Reporter : JIA
Editor : Aris Wuarbanaran

Related posts