Empat Soa Di Desa Sangliat Dol Menolak Penjaringan Ulang Calon Kepala Desa

  • Whatsapp

SAUMLAKI,N25NEWS.com-Proses penjaringan calon kepala desa Sangliat Dol,Kecamatan Wertamrian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) mengalami kendala pasalnya dari empat Soa tersebut satu soa tidak dapat melakukan penjaringan (dipending).Sehingga,panitia penjaringan memutuskan untuk melakukan pertemuan,yang berlagsung diruang kerja kantor Kecamatan,selasa (30/6).

“Saya merasa tawaran dari pak Camat tidak relefan karena tidak sesuai dengan petunjuk dari kabupaten dalam hal ini bagian tata pemerintahan,”ungkap Ketua Panitia penjaringan calon kepala desa Sangliat Dol, Thomas Lamere kepada N25NEWS.com di Saumlaki.

Dijelaskannya,pertemuan antara para kepala soa dengan pihak panitia untuk membahas persoalan pada Soa Buksalembun,sebab salah satu bakal calon kepala desa diusung lebih dari satu soa.Hal ini yang menjadi polimik di soa,maka proses penjaringanpun dihentikan sementara.

“Pertemuan itu,kita juga tidak mendapat kesepakatan,baik dari kecamatan,maupun dari pihak para kepala soa.Akhirnya pak Camat mengambil langkah untuk mengskorsing rapat tersebut beberapa saat dengan tujuan dari pihak para kepala soa dapat berembuk untuk mengambil sebuah keputusan,”jelas Lamere.

Sementara itu,Camat Wertamrian Eduardus Utukaman saat konfirmasi media ini mengatakan,rapat tersebut belum ada kesepakatan,namun arahnya pihak kecamatan memberi percerahan kepada masing-masing kepala Soa dan memberikan gambaran aturan atau regulasi terkait pelaksanaan pemilihan Pilkades di Kabupaten maupun di Kecamatan Wertamrian.

Lebih lanjut Eduardus Utukaman mengatakan pihaknya harus menjelaskan proses dan mekanisme pemilihan kepala desa,untuk dipahami oleh para kepala soa,sebab dengan adanya pemahaman tentang regulasi,maka sudah barang tentu tidak ada persoalan ditengah jalan.Sehingga ada permasalahan,dapat diselesaikan mulai dari awal pertengahan hingga akhir.  

“Kita tetap pertimbangkan masyarakat,tetapi regulasi tetap kita kedepankan dan tidak salah juga pastor paroki ada dan tetap mendengarkan pandangan-pandangan yang disampaikan dengan mengacuh kepada regulasi yang telah dibuat,”ujar Utukaman.

“Saya tegaskan jika para kepala soa tetap bersikeras untuk tidak mau menyetujui penjaringan ulang maka saya akan pending penjaringan ini dan akan saya melaporkan hal tersebut ke Pemerintah Daerah.Laporan masyarakat sekecil apapun saya tetap pada tauran karena,itu ada dasar-dasar pertimbangan dari Camat,”tegas Utukaman.

Sedangkan pada kesempatan disela-tela skorsing rapat tersebut,salah satu dari empat pimpinan soa mengatakan,penjaringan ulang tidak ada lagi,”Kalau siapa yang berani,silakan kami tidak bertanggung jawab jika terjadi keributan (perkelahian) bahkan sampai pertumbahan darah,”tegas salah satu pimpinan soa tersebut.

Selain itu,menurut para kepala soa masyarakat Sangliat Dol aman-aman saja karena keempat kepala soa kompak untuk tidak setuju dilakukan penjaringan ulang bakal calon kepala desa Sangliat Dol.Para kepala Soa mengakui lebih mengenal masyarakatnya karena  setiap hari hidup berdampingan.Para kepala soa menduga adanya sikap kecemburuan sehingga menyebarkan isu akan dilakukan penjaringan ulang.

“Kami tetap mengedepankan adat istiadat kami,dicontohkan jika saya kepala soa punya batu adat dan kami sudah punya calon didalam soa, kemudian ada bakal calon dari soa yang lain datang untuk meminta dukungan kepada masyarakat saya dengan melakukan secara adat, kami tetap terima dan tidak menolak.Kita tetap pada pendirian apapun alasannya kami tetap tidak akan menyetujui pelaksanaan penjaringan ulang,”tandas salah satu kepala soa.

Reporter       : JIA

Editor          : Aris Wuarbanaran

Related posts