Kejaksaan Negeri Saumlaki Tetapkan Tiga Tersangka Dugaan Korupsi DD dan ADD Meyano Das

  • Whatsapp

Saumlaki,KKT.N25NEWS.com -Penetapan tersangka oleh pihak Kejaksaan Negeri Saumlaki terhadap tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Desa Meyano Das, tahun 2017 dan 2018, dini hari Senin, (07/06/2021.

Surat penyidikan Nomor : Sprint-03/Q.1.13/Fd.2/06/2021 tanggal 07 Juni 2021 dan surat penetapan tersangka Nomor : B-819/Q.1.13/Fd.2/06/2021 tanggal 07 Juni 2021, inisial PCO.

Surat perintah penyidikan Nomor : Sprint-04/Q.1.13/Fd.2/06/2021 tanggal 07 Juni 2021 dan surat penetapan tersangka Nomor : B-821/Q.2.13./Fd.2/06/2021 tanggal 07 Juni 2021, inisial EN.

Surat perintah penyidikan Nomor : sprint-05/Q.1.13/Fd.2/06/2021 tanggal 07 Juni 2021 dan Surat penetapan tersangka Nomor :B-823/Q.1.13.Fd.2/06/2021 tanggal 07 Juni 2021, inisial MF.

Penetapan tersangka tersebut dilakukan setelah sebelumnya dilakukan serangkaian tindakan penyidik mengumpulkan alat bukti berupa keterangan saksi-saksi, Ahli, dan setelah adanya hasil perhitungan kerugian keuangan negara dari APIP (Aparat Pengawas Internal Pemerintah), sehingga penyidik telah memperoleh bukti permulaan yang cukup.

Kerugian negara dalam perkara ini berdasarkan hasil perhitungan dari APIP sekitar berjumlah, Rp.307.246.208,00 (Tiga ratus tujuh juta dua ratus empat puluh enam ribu dua ratus delapan rupiah).

Jumlah kerugian negara sebagaimana dimaksud dengan total nilai diatas di gunakan untuk pengadaan barang fiktif, belanja barang yang tidak sesuai dengan peruntukan dan penggunaan uang untuk kepentingan pribadi Yang di biayai dengan DD dan ADD, pada Desa Meyano Das Kecamatan Kormomolin.

Dalam wawancara media ini, dengan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Saumlaki, pak Gala, didampingi Kasi Pidsus pak Imanuel, trkait tindak an selanjutnya mengatakan, secepatnya semua berkas kita persiapkan, kemudian akan kita limpahkan ke pengadilan Tipikor Ambon. Mereka melanjutkan Masi ada bebrapa laporan yang masi kita pelajari, namun jika sudah ada yang mengarah kepada dugaan penyalah gunaan tindak pidana korupsi, tetap kami tidak main-main, tutup dua kepala seksi Intel dan pidsus Kejari Saumlaki itu.

Reporter : JIAS

Related posts