Ketua Koperasi Yamdena Abaikan Peringatan Komisi B DPRD KKT

  • Whatsapp

SAUMLAKI,N25NEWS.com-Ketua Koperasi Yamdena,secara terang-terangan mengabaikan peringatan dari Komisi B DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) saat melakukan on the spot ke Larat Kecamatan Tanimbar Utara (Tanut),atas laporan masyarakat terkait Koperasi Yamdena yang diduga melakukan tindak pidana penggelapan serta menyegel tempat jualan milik Budi Syarif saat bulan Ramadhan dan dikosongkan barang dagangannya usai Hari Raya Idhul Fitri.

Adapun,Komisi B saat tiba di lokasi Koperasi Yamdena langsung mengecek terkait hasil laporan masyarakat.Selain itu,Komisi B juga melihat langsung pembangunan pasar yang dibangun oleh Dinas Koperasi provinsi dan belum pengalian kepada KKT,karena Bupati belum disposisi namun Ketua Koperasi Yamdena Ethus Batkunde sudah melakukan aktivitas dengan menyewahkan bilik-bilik tersebut kepada para pengusaha yang sebagaian bukan anggota koperasi,maka diduga ada bekingan

Sementara hasil konfirmasi N25NEWScom,kepada Bupati KKT,Petrus Fatlolon,SH.MH,mengatakan,”memang ada surat permohonan masuk ke kita pemda,namun selaku Bupati belum mendesposisi kepada Badan,atau Dinas teknis.Dan masi dalam proses koordinasi dengan pihak provinsi.Jadi saya harap jangan ada yang lakukan aktivitas sebelum permohonan di desposisi,”jelasnya.

Selain itu,terkait hal di maksud,Bupati telah memerintahkan kepada Asisten II untuk menindaklanjutinya dan berharap tidak ada masyarakat yang di rugikan.

Hal yang sama juga dikatakan Kepala Dispenda Kabupaten Kepulauan Tanimbar,Alo Batkormbawa mengatakan,pekerjaan atau perbaikan gedung ditengah pasar Larat itu,harus dihentikan karena belum ada disposisi Bupati dan juga tidak boleh dilakukan aktivitas apapun.

Sementara itu,Anggota Komisi B,Ambrosius Rahanwati mengatakan on the spot ini dilakukan karena adanya ketidak beresan oleh oknum-oknum dalam Koperasi Yamdena tersebut dengan pihak lain.

“Untuk itu,saya berjanji akan memanggil dinas teknis dan pihak Koperasi Yamdena,yang pasti ada ketua komisi,yang nanti kita ingatkan Ketua Koperasi Yamdena dan jika tidak mengubris peringatak kami,maka otomatis akan ada sangsi,”tandas Rahanwati.

Reporter : JIA

Editor : Aris Wuarbanaran

Related posts