Mutasi Jabatan Struktural Lingkup KKT,Bupati Sebut Bentuk Penyegaran

  • Whatsapp

SAUMLAKI,N25NEWS.COM –  Pengisian jabatan struktural di lingkungan pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) didominasi wajah lama. Hal itu merupakan bentuk rotasi rutin yang bertujuan memberikan penyegaran aparatur pemerintah sehingga tidak memunculkan kejenuhan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab.

“Sumpah janji terhadap Pejabat Eselon 2, 3 dan 4, ini merupakan mutasi rutin.” Kata Bupati Kepulauan Tanimbar Petrus Fatlolon di Kantor Bupati Sementara Kewarbotan, Jl. Chr. Martha Tiahahu, Saumlaki, KKT, Provinsi Maluku, Rabu (7/8/2019).

Lanjutnya, “Hal ini sungguh merupakan rotasi promosi yang rumrah terjadi dalam lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar.”

Beberapa pejabat tinggi pratama (setara eselon II) yang mengalami rotasi antara lain, Mesakh Rahandekut yang menjabat Kepala Dinas Koperasi dan UMKM dilantik dalam jabatan baru sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan. Yongki Souisa Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, dilantik pada Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan dan SDM.

Berikutnya adalah Juliana Ongirwalu dipromosikan menjadi Kepala Dinas Perhubungan, Elvis Tahit Watumlawar diangkat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Estepanus Silety bergesar dari Kepala Dinas Lingkungan menjadi Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Transmigrasi.

Sementara itu, Herman Yoseph Lerebulan menduduki jabatan baru sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, James Ronald Watumlawar dilantik sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Ander J. Kurniawan menduduki posisi Kepala Dinas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.

Selanjutnya ada 25 Aparatur Sipil Negara (ASN) lainnya dilantik pada jabatan struktural tenaga administrasi dan pengawas, untuk menduduki jabatan strategis dalam lingkup Pemkab Tanimbar.

Bupati Kepulauan Tanimbar dalam sambutannya mengatakan, berdasarkan evaluasi 2 tahun kepemimpinan di kabupaten ini, terdapat beberapa catatan penting yang patut kita urai dan kita atasi supaya tidak berkelanjutan. Diantaranya pertama, menyangkut dengan kinerja dari SKPD yang ada pada lingkup Pemkab Tanimbar.

“Ada beberapa SKPD yang bersifat statis, menunggu, tidak kreatif dan tidak berupaya untuk melakukan pembenahan di internal.” Tegas Fatlolon.

Hasil evaluasi kedua, sebagai pimpinan unit kerja wajib memiliki target kerja yang harus kita sepakati bersama sebagai salah satu tolak ukur kinerja bersama. Bupati menegaskan sebagaimana Bupati dan Wakil Bupati memiliki visi dan misi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) maka setiap unit kerj wajib memilki rencana kerja yang terstruktur dan target yang jelas.

“Seperti saya dan bapak wakil bupati, kami juga punya  target yang sudah dicantumkan dalam RPJMD, 5 tahun kami harus lakukan apa, angka kemiskinan harus turun berapa persen, pembangunan infrastruktur harus terwujud.” Katanya.

Lanjutnya, “Kalau hanya bupati dan wakil bupati punya target, sementara pimpinan SKPD tidak punya target maka tidak akan terwujud visi misi yang sudah direncanakan.” Katanya.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60