Pdt Elfis Umpenawane Membantah Berita Miring Terkait Dirinya

  • Whatsapp

SAUMLAKI,N25NEWS.com -Sebuah pemberitaan HOAX, penuh dengan Hina, menyudutkan Pdt Elfis Umpenawane, seperti di beritakan media online di Propinsi Maluku, benar-benar Hoax.

Pasalnya setelah berita ini di naikan tidak ada konfirmasi terhadap dirinya.
Pdt EU, dinilai bukan pribadi demikian dan bukan tipe seperti yang di sudutkan kepadanya.

Hal ini di benarkan oleh seorang aktifis Jems Masela dan juga sebagai anggota jemaat yang dipimpin oleh Pdt ini.

Terkait dengan pemberitaan HOAX ini, Masela menduga ada oknum-oknum yang tidak puas dengan kepemimpinan beliau, yang ramah, sopan santun,begitu baik dan sayang kepada jemaatnya.

Menurut Jems Masela, dirinya sangat tahu dan yakin dia tidak melakukan hal tersebut karena pdt tersebut sangat dekat dengan jemaat, juga dengan Jems.

Untuk itu Jems Masela yang juga sebagai Ketua DPC LAI KKT itu, meminta kepada masyarakat di Pulau Ambon, Seram Kairatu dan sekitarnya, agar tidak percaya dan terpancing dengan isu murahan tersebut.

Sebagai seorang Aktifis muda, juga seorang pemburu berita ini, mempertanyakan terkait dengan mempublikasi suatu berita, harus berdasarkan data dan fakta, bukan atas prasangka atau iri terahadap seseorang.

Jems pun mengecam pemberitaan tersebut, dan meminta kepada aparat penegak hukum, agar tidak percaya, dan tidak dapat dengan gampang membenarkan sesuatu yang di publikasikan.

Masela menambahkan, Peraturan Dewan Pers, No.6 tahun 2008, tentang kode etik Jurnalistik harus dipahami dengan baik, bukan mengada-ada, atau menafsirkan sesuatu yang tak pasti.

Jems juga mengatakan, Sangat tahu dengan kisruh permasalahan yang terjadi dalam dualisme/kubu di Dusun tersebut, karena dirinya selalu di sana, jadi sangat paham.

” Ada oknum-oknum yang tidak mau Pdt EU untuk memimpin maka oknum-oknum ini mencari jalan untuk mendeskreditkan dan menjatuhkan Pdt tersebut dengan informasi HOAX,”ujarnya.

Justru sebaliknya kata Jems, oknum-oknum penyebar hoax ini, harus diadili didepan hukum, agar ada efek jera.

Reporter : Jems M

Editor : Redaksi

banner 300x250

Related posts

banner 468x60