Pemuda Maluku Mengecam Keras Pernyataan Wiranto

  • Whatsapp

SAUMLAKI,N25NEWS.com -Berdasarkan pernyataan Menko Polhukam Republik Indonesia yang menjadi viral di medsos sempat membuat warga Maluku berang terkait pernyataan tersebut.

Hal ini berpengaruh sampai ke seluruh wilayah Maluku, termasuk Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Akhirnya salah seorang putra Maluku yang berasal dari Kabupaten Kepulauan Tanimbar Martin Ivakdalam angkat bicara dengan mengirimkan surat terbuka yang ditujukan kepada Menko Polhukam Republik Indonesia (Pa Wiranto) dan Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo.

Yang isinya sikap ketidakpuasan sebagai warga negara Indonesia yang berasal dari Maluku terhadap pernyataan Menko Polhukam yang menyatakan bahwa ” Masyarakat Maluku Menjadi Beban Pemerintah.” Yang tentu pernyataan Menko Polhukam dimaksud bertujuan kepada anggaran negara. Hal ini di rasa tidak rasional karena bukan merupakan unsur kesengajaan. Dan warga Maluku tidak punya kuasa untuk mendatangkan bencana gempa untuk menimpa mereka.

Sehingga dari persoalan tersebut maka dibuatlah surat terbuka yang isinya sebagai berikut :

  1. Bagaimana mereka mau pulang kerumahnya sementara rumahnya telah rusak berat akibat gempa berkekuatan 6,8 SR yang memporak – porandakan kampung dan tempat tinggal mereka ?
  2. Trauma terhadap gempa tersebut masih sangat dirasakan, apalagi hingga saat ini masih saja terasa gempa meski berkekuatan rendah.
  3. Kami tidak meminta belas kasihan Bapak ataatas derita yang dialami saudara/saudari kami.
  4. Apakah menurut Bapak Maluku sama sekali tidak berkontribusi dalam kemerdekaan Republik Indonesia dan pembangunan Indonesia, sehingga Bapak beranggapan bahwa “kami orang Maluku yang korban bencana alam gempa bumi hanya membebani anggaran negara? “
  5. Kami orang Maluku pantang mengemis meminta belas kasihan Bapak karena kami bukan tipe suku bangsa bermental pengemis…!!!
  6. Agar Bapak ketahui bahwa Bapak menjadi orang besar di Republik tercinta ini tidak terlepas dari peran dan kontribusi kami orang yang setia kepada NKRI dan membayar pajak kepada negara yang selanjutnya digunakan untuk membayar gaji Bapak sejak Bapak mulai berkarier hingga saat ini.
  7. SDM dan SDA kami orang Maluku, juga digunakan untuk pembangunan bangsa tercinta ini kemudian Bapak beranggapan bahwa “kami hanya membebani anggaran negara saja.”
  8. Perjalanan sejarah bangsa ini juga mencatat peran kami orang Maluku turut membebaskan dan memerdekakan Indonesia dari penjajah karenanya sangat naif kalau Bapak menilai bahwa kami hanya membebani anggaran negara.
  9. Banyak putra – putri kami orang Maluku yang mengukir sejarah dan mengharumkan Indonesia dimata dunia, kemudian Bapak beranggapan bahwa kami hanya membebani anggaran negara?
  10. Masih sangat banyak SDA kami yang akan digunakan lagi untuk pembangunan bangsa tercinta ini kedepan, lalu Bapak beranggapan bahwa kami hanya membebani anggaran negara.
  11. Kenegarawanan Bapak sangat kami ragukan untuk pembangunan bangsa ini kedepan oleh karena itu kami meminta kepada Bapak Presiden Republik Indonesia yang sangat kami cintai dan banggakan Bapak Ir. H. Joko Widodo agar segera meresafel Menko Polhukam RI Bapak Wiranto dan menggantikannya dengan salah satu dari putra putri kami orang Maluku yang kemampuannya jauh diatas kemampuan Bapak Wiranto demi pembangunan bangsa tercinta Indonesia.
    Demikian surat kami buat untuk menjadi masukan dan pertimbangan seluruh rakyat Indonesia juga Bapak Presiden Republik Indonesia ir. H. Joko Widodo sekaligus sebagai bahan refleksi bagi Bapak Menko Polhukam Bapak Wiranto.

Repoter : IS

Editor : Redaksi

banner 300x250

Related posts

banner 468x60