Penemuan Mayat Di Pesisir Pantai Tnyafar Feliraya Pulau Angwarmas Adaut

  • Whatsapp

SAUMLAKI, N25NEWS.com-Masyarakat Desa Adaut Kecamatan Selaru,Kabupaten Kepulauan Tanimbar dikejutkan dengan penemuan mayat dipesisir pantai Tnyafar Faliraya Pulau Angwarmas.

Atas informasi warga setempat, yakni Kepala Tnyafar Faliraya, Aristoteles Laratmase, informasi via telepon, menyampaikan bahwa ada sesosok mayat yang sudah membusuk di pesisir pantai tersebut, atas informasi itu, Polsek Selaru yang mendapat informasi, serta laporan, langsung merespon, dan berkordinasi dengan pihak Puskesmas Adaut, Selasa (14/9/2021).

Kapolsek Selaru, IPTU Jeheskel Ranguly,langsung mengerahkan anggotanya,Babinsa Adaut, POSAL untuk turun langsung ke tempat dimana mayat tersebut ditemukan.
Setelah tiba di lokasi kejadian, maka Tim langsung melakukan olah TKP, dan melakukan identifikasi, yang dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Selaru, Bripka S F. Lakena, SH.

Adapun hasil identifikasi luar yang berhasil didapatkan adalah sebagai berikut ;

Mayat tersebut adalah orang Dewasa berjenis kelamin laki-laki, tanpa kepala, tanpa telapak tangan dan kaki. Kedua tangan hanya berupa tulang, dan bagian badan. Bagian pinggul sampai kaki hanya daging yang sudah membusuk. Menggunakan celana dalam berwarna hitam, kecoklatan. Celana Training panjang warna abu-abu bis merah, celana panjang mantel warna biru, dan pada bagian tangan kanan terdapat lilitan rantai, kalung cokelat.

Polsek Selaru langsung berkordinasi dengan Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, Kepala Tnyafar, dan diinformasikan kepada seluruh masyarakat Selaru, mengenai penemuan Mayat, dan apabila masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga, dengan ciri-ciri tersebut, agar dapat melaporkan ke pihak Kepolisian Sektor Selaru.

Hingga saat ini, masyarakat belum ada yang melaporkan mengenai kehilangan anggota keluarga, sehingga atas petunjuk pimpinan Polres, dalam hal ini, Kapolres Kepulauan Tanimbar, dengan demikian mayat tersebut dimakamkan pada lokasi Tnyafar Faliraya Pulau Angwarmas, pada pukul, 17.00 WIT.

Masyarakat pada lokasi Tnyafar Faliraya, membantu aparat Kepolisian dan TNI, untuk membuat peti jenazah, kemudian jenasah tersebut dimakamkan, Doa oleh Majelis Jemaad GPM Adaut, yang ada pada saat itu.

Jika dikemudian hari ada masyarakat yang merasa kehilangan dan mengenal ciri-ciri mayat tersebut, maka akan dilakukan pengembangan atau identifikasi selanjutnya.

Reporter : JM

Editor      : Aris Wuarbanaran

Related posts