Sadis Pokja Kepulauan Tanimbar Batalkan Pemenang Paket Areal Parkir Pelabuhan Feri Saumlaki

  • Whatsapp

SAUMLAKI,N25NEWS.com-Begitu banyak pertanyaan terkait pembatalan pemenang lelang ala Pokja Kepulauan Tanimbar, atas paket pekerjaan areal parkir Pelabuhan Feri Saumlaki yang bersumber dari APBD 2021, dengan nominal Empat (4) miliar lebih.

Hasil konfirmasi yang didapatkan dari beberapa sumber terpercaya, yang juga pernah merasakan kerja pada satuan Unit Pelayanan Pengadaan dan Kelompok Kerja, mengatakan cara yang dilakukan oleh Pokja Kepulauan Tanimbar itu bertentangan, dan tidak dapat dibenarkan.

Dikarenakan jika hasil pemenang sudah diumumkan Pokja dan tidak ada sanggahan dari pihak lain, dengan demikian, pemenang tidak bisa dibatalkan untuk di lakukan tender ulang lagi.

Berbicara sanggah, jika ada sanggahan dari pihak penyedia lain, dan diterimah maka diadakan evaluasi ulang atau lelang ulang. “Anehnya Pokja sendiri yang membatalkan, ada apa ?,”ungkap salah satu sumber terpercaya yang tidak mau disebutkan namanya.

Pembuktian kualifikasi adalah prosedur yang dilakukan untuk membuktikan bahwa dokumen kualifikasi yang di serahkan oleh calon penyedia yang memenuhi syarat kualifikasi, adalah benar dan sah.Pembuktian kualifikasi ini dilakukan setelah kelompok kerja atau pejabat pengadaan melakukan evaluasi kualifikasi berdasarkan dokumen yang dimasukkan oleh penyedia.

Selain itu,kesalahan yang dilakukan oleh Pokja Kepulauan Tanimbar, dalam pembatalan pemenang yang di menangkan oleh CV.Cahaya Kehidupan Sejahtera (CKS), jelas menunjukan adanya deal-deal lain yang diduga dimotori dan diskenariokan oleh Pokja, untuk mengamankan perusahan pilihan mereka.Dugaan lain pun ini bagian dari mafia oknum-oknum tertentu yang meraup keuntungan untuk memperkaya diri sendiri.

Untuk diketahui bahwa berita acara pembatalan dan akan dilakukan tender ulang, dan yang bertanggung jawab penuh untuk membatalkan pemenang awal, dibubuhkan tanda tangan Pokja Pemilihan 02 berikut nama-nama dan tanda tangan :

1.Alfonsina Torimtubun, ST.

2.Ildefonsus A Kuway, SP.

3.Albertus Watunglawar, SS.

4.Frejon R Telussa, ST.

5.Engelberta Malirmasele, SE.

Untuk itu,Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar, sebagai Kepala Pemerintah Daerah,mohon berkenaan untuk mengevaluasi oknum-oknum ULP/Pokja ini, karena dinilai telah melakukan sesuatu semau mereka, serta diduga mengamankan kontraktor-kontraktor special demi meraup keuntungan.

Reporter  : Jems

Editor      : Aris Wuarbanaran

Related posts