Sambangi Kecamatan Tanut,Bupati Sekaligus Ketua Gugus Tugas Covid-19 KKT Minta Camat Tingkatkan Loyalitasnya

  • Whatsapp

LARAT,N25NEWS.com- Sebagai Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Petrus Fatlolon yang juga selaku Ketua Gugus Tugas Covid-19 ketika menyambangi Larat, Kecamatan Tanimbar Utara, guna membagikan Bantuan sosial kepada Masyarakat di kecamatan tersebut harus menemukan beberapa hal yang tidak menyenangkan.

Mulai dari dirinya melihat benderah yang berlambang dengan tulisan Kabupaten Maluku Tenggara Barat ,berkibar terbalik selain itu posisi kursi yang tidak beraturan ini menandakan pemerintah setempat tidak siap menyambut orang nomor satu di Kabupaten Kepulauan Tanimbar tersebut.

Padahal selain bupati KKT  Hadir pula dalam pertemuan tersebut, Kapolsek Larat IPTU. Edy Weridity, Dan Ramil Larat Kapten Inf. A Movun, tamu undangan dari KKT dan Kepala Desa  se-kecamatan.

Sehingga dalam Arahannya, Bupati KKT dengan tegas menyinggung bahwa pihak kecamatan belum siap menyambut dirinya,katanya Camat selaku pimpinan tertinggi di Kecamatan Tanut harus selalu proaktif dalam melihat kesiapan-kesiapan tersebut, walau sekecil apapun karena dari hal yang kecil, hal besar pun mudah ditangani dengan baik dan bertanggung jawab. Apalagi masa pandemi ini, Dimana kenyataan yang ada TNI-Polri yang sangat berperan dalam penanganan  pandemi covid-19 ini.

“Kota Larat yang mana sebagai Kecamatan tertua apakah bisa bercermin pada kecamatan-kecamatan yang baru. Dimana soal kebersihan kotanya sangat  keterbelakangan,”ujar Bupati Fatlolon dalam arahannya.

Selain itu orang nomor satu di Kabupaten Kepulauan Tanimbar ini mempertanyakan  loyalitas kepemimpinan Camat.Namun demikian dia berharap  dengan adanya satu unit mobil truck sampah ini, Kota Larat dapat tertata dengan benar terutama menata   sampah di Kota Larat, sehingga wajah kecamatan tertua ini kembali bercahaya.

“Kalau Mobil Sampah sudah ada berarti sampah di Kota Larat sudah bisa teratasi dengan baik,”ujar Fatlolon penuh harap.

Untuk itu dirinya mengimbau ke masyarakat Ridol, dan Ritabel, agar sampah tidak boleh berserakan di jalan-jalan lagi di tempat yang  merupakan titik tumpukan dan harus di buat skejul harian untuk pemuatan sampah-sampah sehingga masyarakat akan tahu kapan dirinya akan membuang sampah khususnya sampah Rumah Tangga.

“Dan yang lebih penting lagi, Saya (Bupati) tidak mau mendengar keluhan masyarakat Kota Larat maupun dinas, terkait  sampah yang masih  belum teratasi dengan baik. Titik pembuangan sampah yang tepat, dan yang lebih penting keluhan dari dinas kebersihan dalam hal ini tidak ada BBM maupun tentang kesejahteraan,akan teratasi,”tegas Bupati.

Diapun memberikan apresiasi  kepada Kapolsek Larat, beserta Jajarannya, juga Danramil Larat, yang selalu bekerjasama dalam menyikapi setiap arahan, instruksi, terkait masa pandami covit-19 ini. TNI-Polri di Kecamatan itu, dalam pantauan  media-media saat meliput aktifitas mereka terkait dengan corona.

Reporter : JIA Biro  KKT

Editor : Redaksi

Related posts