Teror Terhadap Dua Jurnalis Di KKT Mengancam Kemerdekaan Pers

  • Whatsapp

SAUMLAKI,N25NEWS.com-Teror kepada dua orang wartawan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT),provinsi Maluku kembali terjadi dan kali ini dalam bentuk intimidasi dan ancaman yang menggunakan siraman air cuka serta teror lemparan telur busuk.

Kepala Biro media N25NEWS.com KKT,Jams Masela membenarkan bahwa dirinya juga telah mengetahui kejadian teror ancaman tersebut via Whtatapp group pers KKT yang telah di viralkan di Saumlaki belum lama ini.

Sebagaimana penuturan wartawan KKT,Novi Kotngoran kepada N25NEWS.com,saat ia melintasi kantor Bupati KKT Keworbotan,ia diserang oleh orang tak dikenal menggunakan siraman air cuka asam,untung saja Novi dapat menghindari serangan itu dan langsung meninggalkan tempat tersebut menuju kediamannya.

Kejadian yang sama juga di alami wartawan N25NEWS.com,Jams Masela,yang tak sengaja melintasi jalan menuju kantor Bupati KKT Keworbotan,yang juga bersebelahan dengan kediaman Danki Brimob,ia dikejutkan dengan lemparan telur busuk ke arahnya,namun untung tidak mengenainya hanya mengenai knalpot motor Vario miliknya.

“Kejadian itu sekitar pukul 20.50 WIT,malam.Kemudian saya berusaha mengejar motor yang tidak miliki lapu,aksi kejar-kejaran bak film action ini selesai setelah orang yang tak dikenal itu,dengan motornya bergerak cepat ke arah Polres Olilit.Saya lambat mengejarnya karena di halang-halangi mobil Avansa dan Pic up L300,”tutur Jams.

Jams menambahkan,sebelumnya aksi kejar-kejaran terjadi,ia hendak pergi ke warung di samping pengadilan,namun Jams tak menyangka ada satu motor yang membuntutinya.Selain itu,Jams tidak berpikir akan ada sesuatu terjadi,setelah ia dilempari barulah ia menyadari bahwa dari tadi ada motor yang di kendarai orang tak di kenal mengikutinya.

“Atas kejadian teror oleh orang tak di kenal ini,kami jurnalis sangat berharap Kapolres MTB serta jajarannya bisa memberikan keamanan dan kenyaman bagi para pemburu berita,”harap pria asal desa Arma ini.

Sementara itu,diketahui kasus teror tersebut,telah dilaporkan ke Polsek Tanimbar Utara (Tanut) oleh Novi Kotngoran dan sama halnya Jams Masela telah memberitahukan via telepon selular ke Kapolres MTB guna menjadi perhatian untuk hal dimaksud.

“Untuk itu,saya berharap teror terhadap wartawan yang bukan baru sekali ini,Polres MTB perlu menyikapinya,sebab teror ancaman serta intimidasi terhadap wartawan telah mengancam kemerdekaan pers dan membahayakan demokrasi,”tandas Masela.

Reporter : JIA

Editor : Aris Wuarbanaran

Related posts