Tolak Penjaringan Ulang Kepala Desa,Situasi Sangliat Dol Memanas

  • Whatsapp

SAUMLAKI,N25NEWS.com-Para Kepala Soa dan seluruh masyarakat desa Sagliat Dol,Kecamatan Wertamrian Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) secara tegas menolak penjaringan ulang kepala desa.Sambil menunggu kehadiran Camat,situasi semakin memanas karena warga membakar ban bekas serta membentangkan spanduk penolakan dan protes.

“Saya diundang hadir di kantor Kecamatan,namun arahan yang dikemukakan Camat terkait mungkin ada masukan dari oknum-oknum lain yang tidak setuju dengan proses penjaringan Bakal Calon kepala desa di Sangliat Dol tanggal 21 juni 2020,terkait hasil laporan yang di berikan,”ungkap Ketua Panitia Penjaringan Balon kepala desa, Thomas Lamere kepada N25NEWS.com via telepon selular,selasa (7/7).

Dikatakan Lamere, tiga hari berurusan di kantor Kecamatan bersama Kapolsek,Panitia pengawas Kecamatan.Namun,apa yang dikemukakan Camat ternyata dalam regulasi ayat sekian yang mengatakan bakal calon tidak boleh dari luar Soa,tetapi selaku panitia tidak menanggapinya dengan alasan penjaringan ini adalah hak mutlak desa dan Soa-Soa,jadi memang tidak bisa.

“Kami panitia tidak igin mengintervensi ke urusan para Soa,olehnya saya usulkan buat Camat untuk mengundang para Kepala Soa.Pihak Camat meneyetujuinya dan mengundang para Kepala Soa.Dalam pertemuan itu tidak ada kesepakatan,sebab pihak Kepala Soa tidak menyetujui cara Camat melakukan penjaringan ulang,namun camat tetap melakukan proses tersebut sesuai dengan regulasi,”kata Lamere.

Lamere mengakui,selaku panitia dirinya belum terlalu memahami semua regulasi yang disampaikan Camat.Akan tetapi,panitia lakukan pada saat proses penjaringan itu sesuai hasil sosialisasi dari pihak kabupaten dan bahkan panitia telah melakukan susuai dengan mekanisme  yang diberikan dari tim dari kabupaten (bagian pemerintahan).

“Kami panitia hanya menunggu apa keinginan Camat saja, atas penolakan oleh para Kepala Soa.Namun Camat tetap bersih keras untuk lakukan penjaringan ulang,kami panitia pun mengumumkan penjaringan ulang dan akhirnya pengumuman tersebut menuai, memancing sebagian masyarakat untuk melakukan aksi menanti Camat itu,”jelas Lamere.

Sementara itu,saat konfirmasi Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Wertamrian,mengatakan memang rencana hari ini dilakukan penjaringan ulang di desa Sangliat Dol.Alasannya pihak kecamatan berdasarkan poin E dalam regulasi yang mengatakan tidak ada calon atau tidak ada tokoh yang di anggap bagus dari Soa lain,namun di tiap Soa ada calonnya.

Adapun,Sekcam menandaskan ternyata pelaksanaan penjaringan itu belum adil, terkait persoalan Sangliat Dol,sudah beberapa kali pihaknya sudah lakukan rapat dan keputusannya tim tetap mengadakan penjaringan ulang.

“Beberapa kali kami sudah lakukan rapat dan keputusannya tim tetap mengadakan penjaringan ulang dan pada prinsipnya nanti kami akan melihat kondisi rill di lapangan,mungkin akan kami adakan musyawarah dengan masyarakat di sana,”kata Sekcam.

Dikatakannya,disini tim kecamatan punya kewenangan juga dalam lakukan pengawasan, untuk melihat hal-hal yang tidak beres, maka akan pihak kecamatan lakukan tugas  sebagai pengawasan.Selain itu,Soa berada di bawa pemerintahan desa dan desa ada dibawa pemerintahan kecamatan,maka sudah barang tentu proses penyelenggaraan ini tetap di bawa kontrol, pengawasan kecamatan.

“Jadi pada prinsipnya kami tetap lakukan penjaringan ulang,nanti kami melihat lagi situasi dan keadaan di lapangan.Kami akan informasikan kepada ketua panitia pemilihan kepala desa Sangliat Dol. Dan tidak ada provokasi dari kelompok masyarakat atau yang gagal dalam penjaringan oleh Soa,namun ini sesuai dengan fakta tim kami yang turun lapangan, jadi sekali lagi tidak ada provokasi,”ujarnya.

Sedangkan ketika dikonfirmasi media  ini terkait situasi keamanan dan ketertiban di Sangliat Dol,Kapolsek Wertamrian mengatakan untuk saat ini masih pihanya dan beberapa personil masih berada di lokasi pembagian BLT,karena informasi yang beredar kegiatan tersebut berpotensi terjadi konflik.

“Terkait informasi situasi di Sangliat Dol yang memanas,saya telah berkoordinasi dengan Camat untuk turun ke desa sebatas menyaksikan dan mengantisipasi faktor Kambtibmasnya,namun mingintervensi itu tidak ada, dan di luar proses tersebut.Sebab kami Polri, khususnya Polres KKT, dan Polsek Wertamrian adalah masalah Kambtibmas, yang tidak lain adalah menciptakan rasa aman, nyaman di masyarakat,”tandas Kapolsek.

Rerporter       : JIA

Editor             : Aris Wuarbanaran

Related posts