Warga Desa Lelingluan KKT Nyaris Tewas di Serang Buaya Saat Melaut

  • Whatsapp

SAUMLAKI,N25NEWS.com – Frans Waturu salah satu  warga Desa Lelingluan Kecamatan Tanut Kabupaten Kepulauan Tanimbar, nyaris tewas setelah di serang seekor buaya  di bagian utara Desa tersebut.

Kejadian tersebut bermula saat korban  kamis (16/10/2019) pergi menyelam untuk memanah ikan pada malam hari sekitar pukul 21:30 Wit di pantai bagian utara Desa Lelingluan,tiba-tiba lansung di serang seekor buaya hingga mengalami luka robek yang cukup serius di bagian pipi dan wajah serta punggung .

Sesuai informasi yang di dapat dari keponakan korban,Tina Waturu lewat sambungan telpon,Ia  menjelaskan, korban pergi menyelam untuk memanah ikan pada malam kamis di depan kampung saja,namun karena mungkin hasil belum cukup maka dia  berenang terus ke bagian utara kira – kira 500 meter dari pemukiman warga tepat di bagian Menang Leka ( nama lokasi TKP ).

Jelas Tina,Sementara pamanya lagi molo (menyelam) tiba – tiba di serang seekor  buaya hingga tertelan hampir setengah badan dan beruntung airnya dangkal sehingga pamannya dapat berdiri menginjak dasar laut dan bergerak melawan.

” Paman (korban) melakukan perlawanan dan berhasil membuat buaya itu pergi namun paman mengalami luka yang cukup serius di bagian pipi kiri ,dada , bagian atas kening robek , serta bagian punggung juga robek,”cerita Tina Waturu.

Dalam keadaan terluka parah,beruntung paman (paman) cukup kuat sehingga memaksa jalan sampai di rumah dan membuat geger seisi rumah karena pulang dengan berumuran darah dengan kondisi yang sangat memprihatinkan.

“Melihat hal tersebut  keluarga membawa korban ke – RSU Anaktototi Larat Kecamatan Tanimbar Utara untuk di tangani secara medis,”terang Tina.

Kejadian tersebut menurut Tina merupakan kejadian yang kedua kalinya,yang pertama terjadi pada seorang warga ,namun dia hanya dipukul oleh ekor buaya di lokasi yang sama dan lukanya tak separah pamanya.

“Paman (korban) saat ini sementara di rawat di RSU Anaktototi Larat dan mendapat 88 jahitan dan sampai hari ini kondisi korban sudah lumayan membaik,”ungkap Tina Waturu lewat sambungan telepon.

Dengan kejadian ini dihimbaukan untuk masyarakat setempat agar jangan ke-laut saat malam hari apa lagi sendirian,kejadian seperti ini bisa saja terjadi pada kita kapan saja.

“Jadi saya harap warga Desa Kelingluan untuk berhati-hati saat ke laut karena kejadian ini sudah dua kali,” tutur Tina sambil berharap.

Reporter : adam manutilaa

Editor : Redaksi

banner 300x250

Related posts

banner 468x60